Laman

Rabu, 23 Juni 2010

untitled

Dengan kita menjalani sebuah hubungan, kita udah nyoba buat bikin suatu komitmen, komitmen untuk saling menjaga dan saling percaya pada dasarnya, yang bisa merambah ke berbagai komitmen lain yang saling berhubungan, meskipun nanti pada akhirnya, mungkin akan ada 'akhir' yang tidak pernah diharapkan oleh mereka yang sedang dalam masa relationship.

Bisa gue bilang, putus dan sakit hati merupakan resiko yang harusnya sudah siap ditanggung oleh kedua belah pihak, resiko, mereka tau itu. Tapi pada akhirnya, dan anehnya, banyak dari mereka tidak menerima suatu keputusan putus tersebut. Gue pribadi merasa udah sempet merasakan semuanya, ya, semuanya. Keputusan itu, memang, kebanyakan, didasarkan pada emosi satu pihak, menyatukan dua insan, tak semudah yang kita bayangkan.

Tidak ada komentar: